Senin, 23 Desember 2013

Bulus Kiai Dhudha

Bulus atau kura-kura ini pernah menjadi penghuni di Sendhang Seliran wadon. Bulus Kiai Dhudha hanya memiliki tiga buah kaki. Binatang ini ditemukan seorang nelayan di Pantai Samas, Bantul pada 11 Desember 1973. Temuan ini kemudian oleh Bupati Bantul diserahkan kepada penjaga Kompleks Sendhang Seliran di Kotagede.


Menurut pihak Keraton Yogyakarta, bulus berwarna kuning keputihan ini termasuk satwa langka yang perlu dilindungi. Keanehan ciri-ciri fisik bulus Kiai Dhudha tersebut oleh sebagian masyarakat dianggap binatang gaib dan suci.

Bulus Kiai Dhudha telah mati pada tahun 1987. Ia dikubur di timur laut Sendhang Seliran lanang, bersebelahan dengan tembok luar selatan Makam Raja-Raja Mataram. Untuk mengenang keberadaan Kiai Dhudha, dibangunlah patung kura-kura di atas kuburnya.

Sumber Referensi :
1.    Toponim Kotagede, 2011:  Erwito Wibowo, Hamid Nuri, Agung Hartadi.
2.   Ensiklopedi Kotagede, 2005: Rizon Pamardhi Utomo, dkk.

Repost from kotagedeheritage.org

 
;