Senin, 30 Desember 2013

Wrana

Wrana sering disebut juga rana, kelir, ataupun aling-aling. Wrana adalah dinding tembok yang posisinya berada di belakang pintu atau regol. Fungsi wrana adalah sebagai penghalang fisik dan visual dari wilayah luar ke dalam, atau dari zona publik ke privat.
  
Selain fungsi penghalang pandangan langsung tersebut, dengan membelokkan sumbu visual, secara simbolik wrana bertindak  sebagai pencegah datangnya marabahaya dari luar. Keberadaan wrana ini sering dikombinasikan dengan sejumlah perangkat tolak bala lainnya, seperti kemamang/kala (topeng atau wajah raksasa) pada dinding tembok. Hal ini merupakan cara penyelesaian yang biasa dilakukan dari masa pra-Islam.
Sumber Referensi :  Ensiklopedi Kotagede, 2005: Rizon Pamardhi Utomo, dkk. 
Repost from kotagedeheritage.org
 
 
;